Reseller Pakaian

Cara Sukses Menjadi Reseller Pakaian, Ampuh Menarik Pelanggan

Dunia fashion memang tak ada matinya. Begitu banyak orang yang bergelut di dunia yang satu ini, termasuk mereka yang berbisnis pakaian dari skala kecil hingga besar. Agar bisa sukses dalam berbisnis pakaian, seseorang tidak harus membuka toko dan menjual produknya sendiri; sebaliknya, mereka bisa menjadi reseller yang memasarkan produknya secara online.

Reseller Pakaian

Banyak kelebihan yang didapatkan oleh para reseller pakaian. Karena itulah tak sedikit orang yang memilih fokus menjadi reseller alih-alih menjadi pedagang atau distributor. Apa saja sih kelebihan menjadi reseller? Kali ini kami akan membedah beberapa kelebihan menjadi reseller pakaian dan alasan kenapa Anda harus mencobanya.

Simak baik-baik setiap poin yang kami jabarkan sebab Anda akan membutuhkannya di waktu mendatang ketika Anda sudah benar-benar terjun ke bisnis ini. Baiklah, tanpa berpanjang lebar lagi berikut poin-poinnya yang harus Anda ingat.

Modal kecil

Bagi Anda yang ingin berbisnis pakaian tapi terkendala modal, maka menjadi reseller adalah jawabannya. Tanpa perlu modal yang besar, reseller bisa meraup keuntungan yang besar dan berlipat. Modal utama reseller sebenarnya adalah kemampuan berpromosi dan memasarkan produk orang lain. Reseller tidak harus menyetok barang. Cukup sediakan kuota internet yang cukup dan promosi gencar, maka pembeli bisa datang sendiri untuk memesan barang.

Tidak butuh tempat usaha

Kebanyakan reseller kecil tidak menyetok dagangannya; alih-alih menyetok mereka hanya akan mengambil dagangan dari pedagang besar sesuai pesanan. Mereka tinggal mengambil keuntungan dari selisih harga. Cara ini tentu sangat membantu orang yang ingin berdagang tapi tak punya tempat usaha atau tak punya modal untuk sewa ruko atau kios.

Stok aman terjaga

Reseller yang tidak menyetok barang dagangan sepenuhnya mengandalkan stok dari supplier atau pedagang besar lainnya. Ini membuat reseller bisa lebih fokus pada promosi dan memperkenalkan dagangannya tanpa perlu risau tidak punya stok. Reseller hanya perlu mengecek supplier tentang ketersediaan barang. Jika kebetulan sedang kosong, maka reseller tidak perlu menawarkannya pada calon pembeli.

Simpel dan hemat waktu

Kelebihan lain dari menjadi reseller adalah model bisnisnya yang simpel dan sangat hemat waktu. Tak heran banyak ibu-ibu rumah tangga yang bisa bekerja sambilan sebagai reseller pakaian sambil mengurus rumah. Menjualkan barang dari supplier tak butuh waktu lama, hanya memang harus selalu siaga dan responsif menjawab semua pertanyaan calon pembeli. Reseller tak butuh tempat usaha, peralatan dagang, atau modal besar, semuanya bisa dikerjakan dari rumah langsung.

Keuntungan menjanjikan

Reseller yang pandai mempromosikan produknya pasti bisa meraup keuntungan yang amat menjanjikan. Pasalnya, harga grosir dari supplier pastinya lebih murah untuk reseller. Karena itulah reseller bisa dengan mudah menghitung berapa keuntungan yang ingin dia dapatkan dari item-item dagangannya. Barang yang murah dijual kembali dengan harga yang bersaing dan keuntungan pun akan mengalir ke kantong reseller.

Bebas dan fleksibel

Reseller bebas menjual dagangannya kapan pun di mana pun. Cukup bermodal smartphone, reseller bisa mempromosikan dagangannya ke berbagai media sosial atau e-commerce. Dan kegiatan ini bisa dilakukan nyaris di mana saja. Reseller bisa mengatur sendiri kapan jam operasional toko onlinenya. Dan bila kewalahan, reseller bisa mengupah seseorang untuk menjadi admin tokonya.

Menyenangkan bukan menjadi reseller pakaian? Lalu apa saja tips-tips penting agar Anda sukses berbisnis fashion sebagai reseller? Simak baik-baik.

Tentukan komoditas dagangan

Sebelum melangkah lebih jauh, seorang reseller harus terlebih dahulu menentukan jenis pakaian apa yang mau dia jualkan. Apakah itu pakaian wanita, pakaian olahraga, pakaian anak-anak, pakaian Muslim, pakaian pria, atau pakaian casual, Anda harus memilih mana yang menurut Anda paling laris dan cepat laku. Ini dilakukan agar perputaran uang dan barang menjadi lebih cepat.

Cari supplier terpercaya

Setelah menentukan jenis pakaian yang akan Anda jualkan, berikutnya Anda perlu mencari supplier yang terpercaya, murah, dan cepat pelayanannya. Pastikan supplier tersebut memiliki stok melimpah dan bisa menyuplai permintaan pelanggan Anda. Anda bisa mulai mencari supplier secara online maupun offline, baik dari toko grosiran online maupun dari konveksi langsung. Jika memungkinkan, tinjau langsung tempat konveksinya untuk melihat sendiri seperti apa usaha mereka.

Membuka toko

Berikutnya adalah membuka toko online. Anda tak perlu bingung bagaimana cara memulainya, cukup daftarkan diri menjadi pedagang di situs-situs e-commerce terkemuka kita. Pajang dagangan Anda, beri deskripsi yang jelas mengenai spesifikasi setiap pakaian, mulai dari model, ukuran, dan warna, dan jangan lupa memasang tag price.

Tak ada salahnya sebelum membuka toko dan memajang barang dagangan, Anda melakukan riset kecil-kecilan untuk melihat bagaimana persaingan di e-commerce tersebut. Bila Anda merasa harga Anda sudah cukup kompetitif, Anda bisa mulai menawarkan dagangan. Usahakan selalu responsif karena pembeli bisa datang sewaktu-waktu untuk melihat dan menanyakan suatu barang.

Manfaatkan media sosial

Tak melulu e-commerce, Anda juga bisa memanfaatkan media sosial sebagai tempat jualan. Mendaftarlah di beberapa media sosial besar yang paling ramai penggunanya dan Anda harus mendaftarkan diri sebagai akun bisnis, bukan personal. Mulailah mengupload secara rutin barang-barang dagangan Anda lengkap dengan deskripsi dan harganya. Gunakan tag-tag yang relevan dan viral agar semakin banyak orang yang mampir ke lapak Anda.

Selalu bersikap ramah dan responsif pada setiap orang yang menanyakan produk Anda, baik melalui chat, kontak yang Anda sediakan, maupun melalui kolom komentar.

Mengelola toko

Pada tahap ini, Anda sudah bisa mulai menjalankan bisnis Anda sebagai reseller. Nikmati dulu rutinitas ini sambil terus mempelajari pasar Anda dan perilaku konsumen. Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk menarik pelanggan, salah satunya adalah menawarkan berbagai diskon atau potongan harga yang menarik. Diskon tersebut bisa dalam bentuk potongan harga atau gratis ongkir.

Manajemen keuangan Anda harus rapi agar cashflow uang jelas, terutama karena Anda masih berada di tahap awal usaha, semuanya harus dibiasakan rapi sejak awal. Sedikit demi sedikit keuntungan sebaiknya Anda kumpulkan untuk membuat toko Anda menjadi lebih besar.

Nah itulah sedikit tips dari kami untuk menjadi reseller pakaian yang sukses meski bermodal kecil. Anda selalu bisa mencobanya kapan saja. Bulatkan tekad Anda untuk berdagang kali ini supaya Anda tidak ragu lagi dalam melangkah. Siapa tahu hoki Anda saat ini ada di bisnis perdagangan.

Sabarlah dalam berusaha. Mungkin awalnya Anda hanya menjadi reseller. Tapi seiring waktu Anda bisa saja meningkat menjadi agen. Semuanya butuh waktu dan proses. Ketekunan dan keuletan adalah kuncinya. Jangan mudah patah arang, tetaplah semangat walau rintangan menghadang. Jika Anda yakin dan terus berusaha serta berdoa, maka kesuksesan hanya tinggal menunggu waktu saja!

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *